Bagi seorang pelaku UMKM, modal usaha memang krusial untuk mengembangkan bisnis. Namun, bagi Pak Saroji (43), seorang pedagang sprei dan perlengkapan tidur asal Cirebon, kelancaran bisnis tidak hanya diukur dari besarnya tambahan modal, melainkan juga dari keberkahan transaksi yang dijalani.
Perjuangan Mengembang
kan Usaha Konveksi dan Perlengkapan Tidur
Pak Saroji mengawali usahanya dengan modal awal sebesar Rp 10 juta dari kepercayaan orang tua Berbekal ketekunan dan kesabaran, usaha yang awalnya hanya menjual kasur di pasar tradisional perlahan berkembang. Kini, beliau mampu memproduksi sprei konveksi sendiri hingga menyediakan berbagai merek sprei ternama, bed cover, dan selimut, Meskipun sempat menghadapi tantangan penurunan daya beli pasar pasca-pandemi COVID-19, Pak Saroji tetap konsisten dan istiqamah menjalankan usahanya.
Memilih Transaksi yang Sesuai Syariat
Saat membutuhkan dana tambahan untuk renovasi rumah dan pengembangan modal usaha, Pak Saroji tidak sembarangan memilih lembaga keuangan Seringnya mengikuti kajian rutin Buya Yahya di Masjid At-Taqwa membuat hatinya mantap untuk mencari pembiayaan yang murni berbasis syariah
“Saya maunya pembiayaan yang syari, bukan di bank konvensional. Karena sering ikut kajian Buya, saya mencoba menghubungi nomor yang ada di brosur BMT Al-Bahjah,” ungkap Pak Saroji
Pengalaman Bermuamalah di BMT Al-Bahjah
Bergabung sejak tahun 2022 melalui BMT Al-Bahjah kantor cabang Arjawinangun, Pak Saroji merasakan kenyamanan d
alam transaksi keuangan berbasis syariah. Beberapa poin utama yang dirasakan selama menjadi anggota:
- Pelayanan Ramah dan Sopan: Petugas memberikan pelayanan yang transparan dan komunikatif
- Proses Mudah dan Cepat: Pengajuan pembiayaan berjalan tanpa kendala berkat proses yang efisien
- Ketenangan Hati: Transaksi muamalah yang sesuai dengan tuntunan agama memberikan kenyamanan batin.
Bagi Pak Saroji, BMT Al-Bahjah bukan sekadar tempat mencari pembiayaan, melainkan mitra terpercaya untuk menjaga keberkahan dalam setiap langkah usaha.

